Pengertian sejarah

Pengertian Sejarah Secara Etimologi dan Terminologi, Menurut Para Ahli – Dalam bahasa Indonesia sejarah merupakan hikayat, kisah, atau tambo yang bisa disimpulkan jadi peristiwa serta momen yang betul-betul dan berlangsung pada saat lampau atau asal mula (keturunan) silsilah, terlebih untuk raja-raja yang memerintah, Para ahli juga mengkaji sejarah, menurut para ahli sejarah adalah suatu pengetahuan yang mempelajari tentang cerita masa lalu yang sudah benar benar terbukti adanya.

Kemudian hal ini diperkuat dengan adanya keputuan Departement Pendidikan Nasional Depdiknas yang mengemukakan bahwa sejarah adalah suatu kajian atau suatu ilmu yang memepelajari tentang perekmbangan dan nilai-nilai tentang kehidupan masyarakat yang sedang terjadi di masa lalu dan berkembang pada saat ini (Depdiknas,2003:1).

[artikel number=4 tag=”info,manfaat,ahli,pengertian,motivasi,kisah-inspiratif ” ]

Demikian hal itu, para ahli berpendapat dan mereka bersepakat untuk membagi sejarah kedalam tiga hal pokok, diantaranya, Sejarah sebagai peristiwa, Sejarah sebagai ilmu, Sejarah sebagai cerita,(ismaun,1993:277).

Pengertian Sejarah Secara Terminologi dan Etimologi

Para Ahli mengemukakan bahwa pengertian sejarah dibagi menjadi dua diantaranta Terminologi Sejarah dan Etimologi.Pembagian pengertian sejarah ini diambil dari bagaimana pristiwa-pristiwa yang dialami manusia dalam ratusan tahun yang lalu, bahkan sebelum masehi, kejadian2 alam ini sudah bisa dijadikan sejarah karena terbukti membawa cerita masa lampau yang harus di pahami oleh kita.

Sejarah Secara Etimologi

Secara Etimologi sejarah berasal dari bahasa arab yaitu “ syajarotun” yang artinya pohon,  Kebanyakan para Ahli mengemukakan bahwasanya pengertian sejarah di kaitkan dengan pohon dikarenakan sejarah  memiliki keterkaitan atau hubunganya dengan kehidupan seseorang atau kehidupn masyarakat, dan  bahkan perkembangan bagi suatu negara dan kesuksesesanya.

Sejarah Secara Terminologi

Sejarah merupakan sebuah kajian masa-masa kebelakang saat manusia telah mengetahui tulisan sejarah pada saat peristiwa atau momen yang benar benar berlangsung pada saat lampau.

Prasejarah yaitu jaman di mana sejarah belum juga terjadi atau jaman dimana manusia belum mengetahui tulisan hingga sejarahi pada saat lantas diwariskan dalam bentuk tulisan.Prasejarah berarti beberapa pristiwa yang digunakan untuk mengacu pada masa dalam catatan histori yang tertulis belum tersedia prasejarah yaitu jaman saat mansia hidup dikebudayaan yang belum juga mengetahui tulisan.

Pengertian Sejaram Menurut Para Ahli, Yang Dibuktikan Oleh Penelitian

Seperti yang sudah saya katakan di atas, bahwasanya para Ahli ikut berpartisipasi dalam penelitian sejarah yang bertujuan untuk memastikan bahwa ilmu sejarah merupakan kejadian yang pasti dan bukan sebuah ulasan masyarakat belaka.

Ada banyak para ahli yangmengemuana tentang pengertian sejarah itu sendiri, diantaranya:

#1. Aristoteles

Sejarah adalah suatu sistem yang meneliti suatu kejadian sejak awal dan trsusun dalam dalam bentuk kronologi, menurut beliau juga sejarah adalah merupakan peristiwa-peristiwa masa lalu yang mempunai catatan dan bukti bukti yang konret.

#2. Mohammad Yamin

Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penelidikan beberapa peristiwa yang dibuktikan dengan kenyataan atau historiografi.

#3. Mohammad Hatta

Sejarahyaitu satu ilmu dan pengetahuan yang disusun berdasar hasil experiment dari sebagian momen yang dibuktikan dengan fakta atau historiografi.

Setelah Anda mengetahui siapa saja para Ahli yang membeberkan pristiwa sejarah, maka dibawah ini beberapa ilmu yang harus Anda ketahui yang diamil dari adanya sejarah

Kajian : Hasil Penelitian Sejarah Menurut Para Ahli

1. Sejarah Sebagai Peristiwa

Sejarah  sebagai peristiwa adalah suatu peristiwa yang terjadi pada masa lampau, para ahli mengelompokan sejarah agar lebih mudah dalam memahami dan dalam proses pembelajaranya.

  • Pembagian sejarah secara sistemasis yaitu pembagian sejarah yang mengelompokannya sesuai tema contohnya: sejarah politik, sejarah sosial, sejarah kebudayaan, dan lain sebagainya.
  • Pembagian sejarah berdasarkan unsur ruang, dalam sejarah regional menyangkut sejarah dunia tetapi ruang lingupnya sangat terbatas contohnya, persamaan karaketristik baik fisik ataupn persamaan kebudayaan, contohnya sejarah asia, sejarah eropa, sejarah afrika utara dan lain sebagainya.
  • Pembagian sejarah menurut periode waktu, contonya Indonesia yang bermula dari zaman Hindu-budha, zaman masuknya agama islam, zaman penjajahan Belanda, zaman revolusi kemerdekaan, masuknya Jepang, zaman kemerdekaan zaman revolusi ifisik, zaman orde lama, orde baru, dan zama reformasi saat ini.

Sejarah sebagai peristiwa juga sering disebut sebagai sjarah yang siaptnya objektif, dan hal ini serig diperkuat dengan adanya saksi sebagai pelaku kejadian dan hidup pada masanya atatupun di buktikan dengan adanya ctatan-catatan peristiwa dan berupa peninggalan peninggalanya.

2. Sejarah Sebagai Ilmu

Sejarah sebagai ilmu ialah kana sejarah itupun memiliki natang tubuh keilmuan, metodologi yang spesifi, sejarahpun memiliki suatu keilmun yaang tersendiri, baik dalam fakta, kensep, ataupun suatu peristiwa sejarah itu (Banks,1977:211).

Ilmu sejarah dalam kehidupan sosial d bagi menjadi beberapa kelompok:

  • Sebagai ilmu sosial, ilmu yang terfokus dengan kehidupan sosial dan bagaimana kehidupan suatau masyaraakat dan timbal balinya dalam proses sosialisasai.
  • Sejarah sebagai seni atau art, sejarah juga digolongan kedalam sastra yang mana sastra ini mempelajari tentang manusia atau bisa juga disebut humainora karna Sejarah itu juga memelihara tentang penfsisaran dan merekan suatau kejadian pada perkembangan manusia, itulah sebabnya dalam sistem historiografi sejarah memerlukan sentuhan sentuhan sastra atau seni.

3. Sejarah Sebagai Cerita

Dalam sejarah sebagai cerita iyalah yang mana di dalam merupakan suatau karya yang dipengaruhi oleh subjektifitas sejarawan artinya memuat unsur unsur dari subjek si peulis atau sejarwan, dan mereka menglompokan sejarah sebagai cerita iantaranya:

  • Sejarah politik
  • Sejarah kebudayaan
  • Sejarah demografi
  • Sejarah Intelektual
  • sejarah keluarga
  • dan lain sebaginya.

Banyakya  peristiwa masa lalu yang diambil dari pemahaman-pemahaman para Ahli yang didalamnya memiliki kandungan dinamika, dan ketahuilah, hal ini bisa saja menjadi problematika dan sebagai pelajaran untuk manusia selanjutnya.

Masih banyak lagi para ahli yang mengemukakan tntang sejarah, sejarah itu sipatnya objektif karna kita hanya mengenal dari para ahli dan sejarwan, kemudian diperkuat dengan adanya catatan-ctatan dan bukti-bukti fisik lainya, tetapi sering kali adanya perbedaan pendapat walaupun sudah adanya bukti bukti.