Pidato yang baik dan benar

Pengertian dan manfaat pidato serta teknik menulis dan melaksanakan pidato baik dan benar – Kata “pidato” menurut kamus besar bahasa indosesia  adalah mengungkapkan pikiran dengan bentu kata-kata yang di tujukan kepada orang banyak, dalam kamus bahasa inggris pidato disebut “speech” yang artinya kemampuan berbicara (pidato),

Pidato ini biasanya di tujukan untuk mengemukakan pendapatnya dalam bentuk lisan atau juga  bisa disebut dengan orasi tetapi dalam susunan kata yang baik, dari kebiasaanya pidato ini selalu membahas hal-hal yang penting yang di ungkapkan dengan sejelas jelasnya.

Kutipan dalam pidato seringkali membahas hal-hal yang sudah terjadi, sedang terjadi atau dimasa yang akan dating terhadap salah satu perkara.

Bukan hanya itu, pembahasan pidato juga bisa membeberkan sesuatu yang akan terjadi sehingga patut untuk di perbincangkan dalam sebuah pidato.

[artikel number=4 tag=”info,manfaat,ahli,pengertian,motivasi,kisah-inspiratif ” ]

Pidato ini biasanya dibawakan oleh seorang pemimpin untuk berbicara di depan anak buahnya atau di depan khalayak ramai, zaman.

Saluran untuk berpidato sangatlah banyak seperti media massa (televisi, radio), media cetak (koran, majalah, tabloit, dll),

Demikian hal itu, setiap orang dewasa ini bisa berpidato atau mengungkapkan argumenya dan tidak hanya seseorang saja yang bisa berpidato pada masa reformasi ini.

Fungsi Serta Manfaat Ceramah Bagi Pendengar dan Pembicara

Jika d tela’ah lebih dalam, ada begitu banyak fungsi dari pidato yang harus Anda ketahui. diantarnya:

  • Memepengaruhi orang lain agar mau mengikuti apa yang kita sarankan dengan suka rela  dan tanpa ada embel-embel materi.
  • Menyampaikan sebuah informasi kepada mereka yang mendengarnya.Menjadi sebuah hiburan bagi yang mendengarkan, karna apabila dengan adanya hiburan (lawakan) seseorang yang mendengar akan lebih sukarela dalam mendengarkan nasihat atau informasi yang di berikan.
  • Pidato merupakan salah satu bahan pendidikan yang seharusnya kita pelajari untuk kemajuan dalam bentuk materi, Individual, organisasi, serta edukasi.karna kenapa?Dengan berpidato seseorang dilatih mentalnya untuk menjadi seorang pemimpim (leader) dan berani berbicara di depan orang banyak.

Dengan begitu, Orang yang membwalukan khutbah maka senantiasa memiliki pemahaman yang lebih dari pada orang biasa.

Lantas, Bagaimana cara membuat naskah pidato yang tepat agar kegiatan khutbah Anda berjalan dengan lancer?

Artikel ini akan membawa Anda tentang bagaimana cara menentukan, membuat serta meminimalisir problematika saat Anda sedang berpidato. Berikut diantaranya :

Cara Membuat Teks Pidato Yang Baik dan Benar

Membuat teks pidato bukan hal gampang layaknya Anda membalikan telapak tanga, namun Anda akan memeukan permasalahan yang signifikan saat Anda berniat untuk menyampaikan suatu materi yang bisa didengar, pahami, diteaah oleh Audiens Anda.
Tips yang patut untuk dilakukan adalah :

Membuat Atau Menulis Pidato Yang Persuasif

Mungkin diantara kalian belum mendengar apa itu teks pidato yang memiliki sifat persuasif.

Persuasif secara umum (pengertian) merupakan suatu hal yang menyerupai ajakan kepada audiens (individual, organisasi) agar mereka dapat menindaklanjuti apa yang Anda sampaikan.

Dalam materi ini, Anda akan menemukan trik “bagaimana cara (teknis) untuk memperoleh pembahasan yang bagus untuk para audiens”.

Dengan begitu, seketika Anda menemukan hal yang unik dan menarik untuk dibahas maka penggemar dan senantiasa akan membeikan apresiasi lebih terhadap Anda. Berikut diantaranya :

Menyiapkan Materi Pembahasan

Secara tidak langsung seketika sedang berpidato Anda dihadapkan dengan segudang permasalahan.

Masalah tersebut berupa:

  • Bagaimana cara membawakan pidato yang spontanitas?

Spontanitas berarti tanpa adanya alat bantu berupa teks atau rangakaian inti pembahasan (ekstemporan)

  • Cara Agar Audien bisa terbawa alur susana

Bagaimana cara agar pendengar bisa terbawa alur pembicaraan Anda?

Teknik yang paling sempurna adalah menyelipkan suatu candaan dalam selang waktu yang relatif lama (15 menit sekali)

Mungkin Anda bertanya “Kenapa harus dengan candaan?”

Ketahuilah, ada segudang manfaat seketika melebarkan kerut bibir Anda, salah satunya adalah mencegah perkambangan hormon yang menyebabkan frustasi (stress) dan masih banyak lagi.

Kembali lagi ke pambahasan.

Luangkan waktu untuk mencari sumber referesi berupa opini yang tidak tergolong kontroversial namun masih berkaitan dengan topic yang Anda bawakan.

Menentukan Audiens (Target)

Apa jadinya jika Anda membawakan topik pembicaraan seputar agama islam tapi Anda membawakan pidato tersebut menggunakan kata-kata kasar?

Atau?

Membawakan topik berupa kesehatan seperti (kanker serviks) namun mayoritas pendengar Anda adalah kaum Adam?

Sebenarnya itu bukan merupakan hal yang buruk, namun perlu Anda cermati bahwasannya saat Anda sedang berdiri di hadapan audiens maka gunakan tata bahasa yang tepat yang sekiranya bisa dimengerti atau ditindak lanjuti lebih jauh.

Sebagai acuan, bagi orang yang tidak terlalu paham dengan topic yang Anda bawakan maka jalan alternatifnya adalah menggunakan bahasa yang lebih sederhana dalam memaparkan pembicaraan Anda.

Dengan begitu maka Audiens akan merasa terdorong untuk mengetahui wawasan yang Anda bawakan.

Bukankah begitu?

Tentukan Argument Anda

Apakah argument akan memengaruhi nilai pidato ?

Argument sangat penting bagi orang yang akan membawakan pidato?

Sebenarnya Argumen merupakan tujuan yang Anda butuhkan, dimana tatkala Anda berpidato.

Apa yang anda inginkan dari audiens?

Apresiasi lebih?

Apresiasi lebih atau feedback

Jika anda menentukan, membawakan serta selalu mereposisi setiap kali Anda berpidato maka lambat laun Anda akan mendapatkan apresiasi yang besar dari penggemar

Studi kasus menyatakan :

Anda berharap seperti itu?

Jika iya, Anda harus belajar lebih giat dan analisa kehidupan Anda, jika masih kurang Anda perlu ekperimet agar bisa menambah wawasan yang kokoh.

Pidato juga bisa mejadi alat penyambung lidah, maksud penyambung lidah bukan penyambung lidah dalam artian membicarakan orang lain tetapi menyambung lidah disini ialah menjadi mediator seseorang  dalam menyampaikan pesan.

Susunan Pelaksaan Pidato Yang Baik dan Benar

Agar mental kita tidak terkecoh dan kita baik dalam penyampaian pidato maka kita harus menyiapkan krangkanya dan itu biasanya dalam bentuk tulisan, diantaranya:

  1. Pembukaan dengan salam pembuka, dan dilengkapi dengan senyuman kebanggan.
  2. Pendahuluan yang mencakup isi dari dalam pidato Isi dari maksud dan tujuan kita berpidato, atau lain sebagainya.
  3. Penutup yang isinya kesimpulan, harapan, pesan, dan yang terahir salam.

Dalam berpidato terkadang rasa malu seringkali menghampiri kita, tetapi dengan berpidato kita bisa melatih diri bagaimana berbicara dan menyampaikan sebuah argumen dalam kehidupan bermasyarakat, karna berpidato atau menyampaikan pemikiran itu tidaklah salah bagi negara-negara demokrasi, tetapi terkadang seseorang ssuka khilaf (anarkis) dalam menyampaikan pidatoanya  nah itulah yang tak seharusnya dilakuan dalam berpidato.